Santri Panti Asuhan Al Hayya Belajar Ngelas untuk Mandiri.

Di Panti Asuhan Al Hayya, para santri tidak hanya belajar agama dan pendidikan formal, tetapi juga dibekali keterampilan hidup yang bermanfaat. Salah satu kegiatan yang kini mulai dikenalkan adalah belajar ngelas (mengelas besi) sebagai bagian dari pelatihan keterampilan kerja. Kegiatan ini menjadi pengalaman baru yang menarik bagi para santri. Dengan penuh semangat, mereka belajar mengenal alat las, memahami cara kerja penyambungan besi, hingga mencoba praktik sederhana dengan pendampingan. Meski terlihat sulit di awal, para santri justru merasa tertantang dan senang karena mendapatkan ilmu baru yang bisa berguna di masa depan.


Pimpinan panti, Aby Redy Gunawan, menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan seperti ini penting agar para santri memiliki bekal ketika dewasa nanti. Menurut beliau, pendidikan di panti tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga keterampilan yang bisa membuka peluang kerja dan kemandirian.
“Harapan kami, anak-anak di Al Hayya tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kemampuan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.


Bagi para santri, kegiatan ini bukan hanya belajar teknik, tetapi juga belajar tentang kesabaran, ketelitian, dan kerja keras. Setiap percikan api dari alat las menjadi simbol semangat mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik. Melalui program seperti ini, Panti Asuhan Al Hayya terus berupaya memberikan pendidikan yang seimbang antara ilmu agama, karakter, dan keterampilan hidup. Dengan dukungan para donatur dan masyarakat, diharapkan semakin banyak program pelatihan yang bisa dihadirkan untuk para santri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Butuh Bantuan?